Blog

SALICAU

SALICAU. Bagaimana minuman ini tercipta? Panjang ceritanya, begini kisahnya guys, simak yah… 😁

Bermula dari mati lampu beberapa hari yang lalu, nah kalau lampu mati internet saya off. So waktu lampu nyala lagi, internet saya pun on. Bertubi-tubi pesan notification masuk. Tiba-tiba saya melihat sebuah group baru muncul di HP saya, Alumni Akhwat Pema

OMG, para presidium akhwat PEMA Unsyiah sudah berkumpul rupanya. Hari itu nostalgia kepengurusan Pema pun dimulai, masing-masing ingat anggotanya untuk diinvite. Rindu itu begitu membuncah sehingga dalam hitungan hari kopdar pun tak terelakan. Walaupun yang bisa datang hanya beberapa orang saja yang tinggal di Banda Aceh dan Aceh Besar. Sedangkan yang tinggal di Calangfornia, Medan, Sigli, Acut, etc, just memantau saja via group. Akhirnya meeting pun diadakan di Pantai Lamtengoh, Pekan Bada. Agendanya ngerujak dan diskusi misi group.

Sebagai aktivis tentu banyak organisasi yang diikuti, namun bagi teman saya menteri kewanitaan ini, “kepengurusan Pema masa kami tak tergantikan, sebab chemistrynya dapat banget.” Walaupun background fakultas dan jurusannya berbeda-beda plus karakter juga berbeda-beda pula, namun Alhamdulillahnya bisa menyatu dan bersinergi sehingga bisa memunculkan banyak program yang wow waktu itu.

Maka topik pembicaraan tentang kampus pun dimulai dari telah berubahnya kondisi kampus, terutama Pema hingga pergeseran nilai yang telah terjadi di dunia kampus, dimana obsesi para aktivis dakwah (akhwat) kampus terlihat mulai sedikit bergeser. Dulu, dakwah number one, rasa di hati menjadi nomor kesekian. Kala panggilan dakwah datang dan keputusan sudah digulirkan, maka langkah selanjutnya adalah perjuangan.

Masih jelas dalam ingatan bagaimana seru dan tegangnya perseruan waktu itu, mengamankan kotak suara saat pemira, meeting-meeting rahasia, strategy koalisi, etc. Tak ada waktu untuk galau mikir kapan nikah apalagi berhias. Bahkan kuliah pun SKS. Namun aktivis zaman now justru terlihat tampil modis dan trendinya, bahkan dengan lipstik yang senantiasa menghiasi di bibir, jika ada yang tidak memakai lipstik justru terkucilkan dan menjadi minder tersendiri. Ini kan aneh, berhias itu hanya didepan dia yang sudah halal bagi mu (suami). Tabaruj mulai mengrogoti akhwat zaman now plus berani upload video menyatakan diri siap dilamar padahal ianya bercadar.

Sungguh! Zaman telah berubah. Entahlah, malu sendiri melihat polah tingkah akhwat zamam now. Zaman dulu kalau akhwat rindu menikah ya berdoa dan terus berbenah diri, namun sekarang kalau akhwat upload video menyatakan diri siap dilamar begitu justru bisa menjadi pintu fitnah, kan? Dan bisa merusak citra akhwat bercadar lainnya juga, mereka yang bercadarnya memang lillahi ta’ala bukan karena trend belaka.

Panggilan kemirisan itulah yang menjadi salah satu asbab group Alumni Akhwat Pema terbentuk. Selain berharap bisa melakukan gebrakan bagaimana menyikapi hal tersebut dan terjun dalam program kampus lagi mengingat begitu apatisnya partisipasi mahasiswa dalam pemilihan presma sebelumnya. Next meeting insyaAllah, yang penting niat baiknya udah dicatat malaikat. 😅

Pulang dari pertemuan tersebut saya singgah di tempat seorang teman. Di rumahnya ada sirih merah. So saya minta batangnya untuk ditanam di rumah, sebab batang sirih merah yang dibawa pulang ibu saya dari rumah ibu angkat saya di Depok tempo hari ga hidup, alias mati.

Batang sirih itu saya tanam tadi pagi di tiga tempat; disamping rumah agar bisa dirambatkan ke dinding rumah. Di depan rumah biar bisa sekalian jadi pagar, dan terakhir di depan rumah Bibi (kakak ibu saya). So saat saya nanam batang sirih di depan rumah bibilah saya lihat tanaman lidah buaya sudah tumbuh besar dan subur. Jadi saya potong beberapa batang. Saat masuk ke rumah, baru deh ide minuman SALICAU terlintas di kepala.

Well, BAHAN-BAHANnya apa aja sich? Simple aja kok:

Lidah Buaya. Suka hati mau berapa banyak. Kulitnya dikupas, lalu potong dadu. Sebagian orang sebelum dipotong direndam dulu dengan air kapur agar lendirnya hilang. Saya tidak lakukan itu sebab justru lendirnya lah yang bisa menjadi obat.

Cincau. Don’t worry guys, mudah kok cari dan buat cincaunya. Tinggal beli nutrijell rasa cincau, lalu masak deh seperti biasa. Justru ide minuman SALICAU ini terlintas saat saya ke dapur melihat ada nutrijel cincau, jadi pas lah saya pikir dikombinasikan dengan lidah buaya. Jadi ambil 1 or 2 saschet nutrijel rasa cincaunya, masak deh seperti biasa. Sambil menunggu nutrijelnya mendidih, lidah buaya pun selesai dipotong-potong. Cuci bersih lalu masukan potongan lidah buayanya dalam wadah, tutup rapat, simpan di kulkas sebentar.

Next, apabila nutrijel cincaunya sudah mendidih, anginkan sebentar, bila sudah agak dingin masukan dalam wadah, lalu simpan dalam kulkas agar lebih cepat mengerasnya. Kalau sudah mengeras tinggal dipotong dadu or sesuai selera masing-masing.

Siapkan juga es batu yah guys. Jika di kulkas tidak ada bisa langsung buatkan yah. Jadi saat dibutuhkan nanti sudah jadi es batunya. Alhamdulillahnya karena adik laki-laki saya suka minuman dingin, es batu selalu tersedia di kulkas. Jadi saya tidak buat lagi.

Terakhir, ini dia bahan yang menjadi penentu rasa minuman SALICAUnya terasa maksyus, guys. Apalagi kalau bukan Sarkum. Yup. Sari Kurma HNI HPAI.

CARA MEMBUATNYA: ambil beberapa potongan es batu, letakkan dalam gelas. Lalu ambil nutrijel cincau yang sudah dipotong dadu beberapa sendok, masukkan dalam gelas, begitupun lidah buayanya. Kemudian tuangkan juga 2 sdm or lebih (sesuai selera) Sarkum (Sari kurma HNI Hpai) ke dalam gelas. Setelah itu tuang air putih secukupnya. Aduk rata. SALICAU siap dihidangkan. 😊

Oh ya, pastikan sarkumnya punya HNI Hpai yah guys, soalnya Jika merk lain saya ga jamin rasanya. Bukan apa-apa, sarkumnya Hpai rasanya memang beda. Serius ✌️

Mudah-mudahan minumannya cocok di lidah anda yah. Alhamdulillah ibu saya suka. Btw, minuman ini juga bisa dijadikan sebagai minuman berbuka puasa loh. 😊

SALICAU (Sarkum, Lidah Buaya & Cincau). Segar dan fresh banget. 😋 Jika bingung cari sarkum Hpainya dimana bisa tinggalkan comment disini, or langsung klik 👉 here

#MinumanSehat #TastyAndFresh #NikmatAndLezat #HNIHpai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *