Blog

MELINGKARLAH

Melingkarlah. Bertemu dan bersua karenaNya dalam jalinan ukhuwah. Melingkarlah sejenak walau hanya sepekan sekali untuk menundukkan hati, menjaga spirit perjuangan, memupuk kemauan, serta berbagi ide dan informasi.

Melingkar bukan untuk bergosip atau menyia-nyiakan waktu. Melingkar agar kita bisa terus mengasah wawasan, berbagi beban perjuangan serta berbagi senyum untuk saling menguatkan.

Tak kala beban pekerjaan di kantor begitu berat. Aktivitas di rumah yang tak pernah usai, serta tugas kuliah atau deadline yang terus bertambah. Melingkar menjadikan semua terasa lebih ringan. Tangisan menjadi senyum kebahagiaan. Dan rasa lemah mendapat nutrisi untuk tetap kuat dan terus bertahan.

 

Sejenak merapat mengasah iman, agar lelah selalu menjadi lillah, dan penat berganti nikmat dalam keharibaan-Nya. Menyatukan hati dibawah naunganNya, agar ambisi tak mengalahkan misi. Agar hal-hal yang berbau duniawi tak merasuki hati dan menebar rasa benci dan iri. Agar berlikunya jalan tak membuat langkah kaki terhenti. Sebab disana, di negeri keabadian Rasulullah Saw sedang menanti kita, umatnya yang terus meneruskan risalah perjuangan kenabiannya.

Berjumpa dengan saudara-saudara seiman untuk mengkaji ayat-ayat cintaNya, serta membaca buku-buku tentang ilmu-ilmuNya merupakan nutrisi jiwa untuk tak pernah berputus harap akan kemahabesaranNya.

 

Sisi kamanusiaan kita acap kali tergores karena banyak hal; entah itu karena materi, entah karena posisi, entah karena ambisi, entah karena potensi. Apapun pemicu ego dan rasa lebih tinggi dan lebih hebat itu muncul. Melingkar membuat kita bisa kembali ke posisi, bahwa kita hanya seorang hamba. Dan yang Allah lihat dari seorang hamba, adalah hati, bukan posisi, materi, rupa ataupun harta.

 

Maka takkala kekhilafan kita sebagai manusia merajai, melingkar membuat kita kembali teringat apa peran dan misi kita di bumi ini. Apapun peran itu, baik sebagai anak, kakak, abang, istri, suami, leader, mitra, partner, kader, etc. Tangung jawab kita hanyalah kepadaNya. Apapun amanah yang Allah beri, hanya dengan bantuanNya saja semua bisa kita tunaikan dengan sempurna. Dan semoga kita, selalu bisa belajar banyak hal dalam berbagai kondisi dan sisi, sehingga hati kita makin tunduk untuk taat dan patuh dalam rangka meraih ridhaNya.

 

Melingkarlah, agar lingkaran itu menjadi saksi pemberat di hari akhir nanti. Sahabat perjuangan menjadi pemberi syafaat atas izinNya. Dan semoga semua kita bisa reuni di surgaNya kelak. Mengenang jejak-jejak perjuangan sekaligus bersyukur Allah luluskan dari banyak ujian hidup yang bertubi-tubi. Alhamdulillah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *