FOKUSLAH AGAR HIDUPMU BERGAIRAH


Fokus membuat hidupmu bergairah. Sebaliknya, jika kamu kurang fokus, kamu akan menghabiskan banyak energi dan hidupmu menjadi cepat lelah.

Bicara tentang fokus ada beberapa hal yang perlu kamu pahami dan renungi: (a). Memahami peran diri. (b). Penyebab kamu gagal fokus. (c). Membangun fokus yang benar. (d). The power of focus.

 

A. Memahami Peran Diri.

Fokus itu energinya full. Ini bukan berarti saat kamu melakukan pekerjaan yang satu, lalu meninggalkan pekerjaan mu yang lain. Fokus adalah bagaimana kamu memainkan setiap peran mu sebagaimana mestinya. Sebelum kamu menerima sebuah peran, tentu sebelum itu kamu sudah punya peran lain sebelumnya.

Jadi ketika kamu memutuskan mengambil peran baru, maka kamu harus mengalokasikan waktu untuk itu, dan juga waktu untuk peran mu sebelumnya. Kamu hanya perlu membuat skala prioritas, sebab manusia Allah ciptakan memang mempunyai banyak peran dalam kehidupannya.

Peran mu sebagai seorang hamba hingga akhir usia. Seorang anak untuk berbakti kepada orang tua. Istri/suami pada pasangan hidupnya. Ibu/ayah pada anak-anaknya. Kakak/adik pada saudaranya. Leader pada mitra dan partner kerjanya, begitu juga sebaliknya. Peran pada dirimu sendiri untuk menyelami diri lebih dalam sehingga paham bagaimana menaklukkan dirimu sendiri, serta peran pada masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.

 

B. Penyebab Kamu Gagal Fokus.

Bagaimana kalau kamu termasuk kategori orang yang kurang bisa fokus. Apa sih penyebabnya? Jawabannya pasti karena kamu belum menentukan mau mu apa atas tiap peran tersebut, dan belum juga menentukan kapan waktunya.

Hal inilah yang membuat kamu akhirnya punya banyak pikiran dan sedikit mengambil tindakan. Over thinking yang tak kunjung menemukan titik temu membuat mu sakit kepala, dan produktivitas mu pun menjadi turun. Kalau sudah demikian, jangankan satu peran, semua peran mu akhirnya menjadi kurang optimal.

Ada beberapa faktor penyebab kamu gagal fokus atau salah fokus;

1. Fokus Memperbaiki Orang Lain. Berbuat baik dan berniat baik pada orang lain itu bagus banget. Namun ingatkah kamu pesan bijak yang tertulis pada batu nisan di Westminster Abbey? Berikut kutipannya:

“Ketika aku muda, aku ingin mengubah seluruh dunia. Lalu aku sadari, betapa sulit mengubah seluruh dunia ini. Maka aku putuskan untuk mengubah negara ku saja. Ketika aku sadari bahwa aku tidak mengubah negaraku, aku mulai berusaha mengubah kota ku. Ketika aku semakin tua, aku sadari tidak mudah mengubah kota ku. Maka aku mulai mengubah keluargaku. Kini aku semakin renta, aku pun tak bisa mengubah keluargaku. Ternyata aku sadari bahwa satu-satunya yang bisa aku ubah adalah diriku sendiri.

Tiba-tiba aku tersadarkan bahwa bila saja aku bisa mengubah diriku sejak dulu, aku pasti bisa mengubah keluargaku dan kotaku. Pada akhirnya aku akan mengubah negaraku, dan aku pun bisa mengubah seluruh dunia ini.”

 

Sumber: picture from Google

Kutipan tersebut mengandung pelajaran yang cukup berharga tentang kefokusan. Jadi, jika kamu ingin membenahi atau memperbaiki, maka benahi dan perbaikilah dirimu terlebih dahulu sebelum yang lainnya.

2. Fokus pada Apa yang Orang Lain Punya. Apa yang orang lain miliki, itu diluar kendali mu. Ini fokus yang salah, jadi fokus saja dengan apa yang kamu punya dan apa yang bisa kamu lakukan dan kamu berikan.

3. Fokus Menyenangkan Manusia. Kamu perlu tahu bahwa, manusia bukan makhluk yang mudah untuk dibuat senang, karenanya ada ungkapan, “berharap pada manusia merupakan patah hati yang disengaja.”

Kamu sudah melakukan ini dan itu, masih saja ga pas dimata manusia. Begini salah, begitu pun salah. Jadi ga usah sok tahu. Jika ga tahu bilang saja ga tahu. Jika ga bisa, terus terang saja ga bisa. Kalau orangnya ga senang, ya sudah tidak mengapa. Sesimple itu saja.

Coba check, sudah tepatkah fokus mu selama ini? Atau jangan-jangan kamu merasa fokus, namun selama ini malah salah fokus. 😁

 

C. Membangun Fokus yang Benar.

Bagaimana sih cara membangun fokus yang benar? Berikut ini beberapa langkahnya:

1. Finding the Way to Upgrade Yourself. Mengupgrade diri sendiri, bukan hanya peningkatan dalam bentuk skill dan pengetahuan saja, namun juga pengalaman. Cara memperkaya pengalaman adalah dengan mempraktekkan skill dan ilmu yang kamu miliki.

Perbaharui diri dan cara kerjamu tiap waktu. Memperbaharui hubungan mu dengan sang pencipta adalah langkah utamanya. Apakah koneksi mu dengan Allah sudah cukup kuat? Atau justru lemah? Jika lemah maka kuatkan. Jika koneksi mu dengan Allah kuat, insya Allah koneksi mu dengan makhluk-makhluk Nya yang lain pun akan menguat. Terutama yang punya vibrasi dan mindset yang sama dengan mu.

2. Just Do What You Can Do. Starting from the end. Menentukan tujuan (big goal) adalah langkah pertama yang bisa kamu lakukan, selanjutnya memecahnya menjadi target-target kecil untuk merealisasikannya setiap hari atau pekanan. Hal ini bisa melatih tingkat kefokusan mu terhadap sesuatu menjadi lebih baik.

3. The Power of Today. Fokus pada masa sekarang. Memiliki plan jangka panjang okay banget. Mulailah merealisasikan langkah kecilnya hari ini. Ingat! Seribu langkah dimulai dari satu langkah. Pertanyaannya, langkah pertama mu kapan?

 

D. The Power of Focus.

Jika kamu sudah fokus dengan benar, maka kamu akan mendapatkan buah dari kefokusan tersebut:

1. Keberkahan. Nilai keberkahan bukan hanya terjadi dalam hidupmu, namun juga pada orang dan lingkungan di sekeliling mu.

2. Keberdayaan dan memberdayakan orang lain. Kamu tidak hanya berfikir tentang dirimu sendiri, namun juga apa yang bisa kamu beri pada sesama.

3. Kemudahan Berkarya dan Menaklukkan target-target mu. Satu persatu target mu akan mudah terealisasi menjadi nyata karena kamu berupaya dengan sepenuh jiwa dan kesungguhan.

Itu dia beberapa tips fokus agar hidupmu bergairah.

 

Baca juga Waktu

 


2 tanggapan untuk “FOKUSLAH AGAR HIDUPMU BERGAIRAH”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.